Rabu, 06 Mei 2015
Jumat, 09 Januari 2015
Seminar
Pasar Modal adalah pasar yang memperjualbelikan uang dalam bentuk surat-surat berharga yang berjangka waktu lebih dari satu tahun (jangka panjang). Atau: pasar yang mempertemukan permintaan dan penawaran uang dalam bentuk surat-surat berharga yang berjangka waktu lebih dari satu tahun.
Dalam pasar modal kita akan mengenal istilah berikut:
a. Pemodal/Investor, yaitu pihak yang memiliki modal atau dana untuk dipinjamkan; dan
b. Emiten, yaitu pihak yang ingin meminjamkan modal atau dana.
Fungsi dan Tujuan Pasar Modal :
a. Sebagai Sumber Penghimpun Dana
Seperti halnya perbankan, perkembangan pasar modal sangat mempengaruhi
besarnya dana masyarakat yang dihimpun dalam sebuah perekonomian. Jika
pasar modalnya maju, dana masyarakat yang dapat dihimpun akan sangat
besar.
b. Sebagai Alternatif Investasi bagi Pemilik Modal
Dalam pasar modal investor dapat memindahkan asetnya dari satu
perusahaan ke perusahaan lain untuk memperoleh keuntungan yang lebih
besar.
c. Sebagai Pendorong Perkembangan Investasi
Dengan adanya pasar modal, pemerintah akan terbantu dalam memobilisasi
dana masyarakat. Para investor akan terus menambah jumlah investasinya
di pasar modal karena perusahaan yang menerima dana dari pemilik modal
akan meningkatkan usahanya, baik melalui pembelian mesin baru maupun
penyerapan tenaga kerja. Karena fungsinya yang strategis, maka peranan
pasar modal sangat penting. Bagi negara-negara maju, pasar modal
merupakan sarana yang dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan kebijakan
moneter.
Pelaku Pasar Modal
a. Pemodal/Investor
b. Emiten
Emiten adalah pihak yang ingin meminjamkan modal. Modal dipinjamkan
emiten dengan cara melakukan emisi, yaitu menawarkan efek (surat
berharga) untuk dijual atau diperdagangkan. Bila efek yang dijualnya ada
yang membeli maka emiten akan memperoleh uang yang diperlukan. Emiten
umumnya adalah perusahaan atau lembaga yang membutuhkan modal untuk
membiayai atau memperluas usahanya.
c. Perusahaan Efek
Perusahaan efek adalah perusahaan yang telah memperoleh izin usaha dari
Bapepam (Badan Pengawas Pasar Modal) untuk menjalankan satu atau
beberapa kegiatan berikut:
1) perantara perdagangan efek;
2) penjamin emisi efek;
3) manajer investasi; dan
4) penasihat investasi.
d. Danareksa (Investment Fund)
Danareksa adalah pihak yang kegiatannya melakukan investasi, investasi kembali atau perdagangan efek.
Lembaga Penunjang Pasar Modal [1]
a. Bank Kustodian
Bank kustodian adalah bank yang berfungsi melakukan penyimpanan dan pengamanan fisik dokumen-dokumen efek.
b. Biro Administrasi Efek (BAE)
Biro administrasi adalah lembaga yang melaksanakan kegiatan administrasi
efek bagi emiten, seperti pembukuan, transfer, registrasi, pemecahan
surat kolektif saham, pembayaran dividen, dan lain-lain.
c. Wali Amanat
Wali amanat adalah pihak yang dipercaya mewakili kepentingan pedagang obligasi.
d. Penasihat Investasi
Penasihat investasi adalah pihak yang bertugas memberikan nasihat
investasi. Penasihat investasi hampir sama dengan manajer investasi.
Bedanya, penasihat investasi hanya memberikan nasihat, tapi tidak
mengelola dana seperti yang dilakukan manajer investasi.
e. Pemeringkat Efek
Pemeringkat efek adalah pihak yang bertugas memberikan pendapat secara
objektif, jujur, dan tidak memihak mengenai risiko suatu efek.
f. Penjamin Emisi
Penjamin emisi adalah pihak yang bertugas memberi jaminan untuk membeli
saham yang tidak habis terjual supaya modal atau dana yang dibutuhkan
emiten dapat terpenuhi.
Minggu, 28 Desember 2014
Tulisan 20
Ekonomi / Makro
Ini Jawaban Dirut Pertamina Soal Usulan Penghentian Impor Bensin RON 88
Selasa, 23 Desember 2014 | 19:57 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur
Utama Pertamina, Dwi Soetjipto menanggapi soal usulan Tim Reformasi Tata Kelola
Migas, yang salah satu rekomendasinya penghentian impor bensin RON 88 atau
lebih familiar dengan jenis premium. Menurut Dwi, jika kebijakan tersebut untuk
kenaikan nasional, Pertamina akan menindaklanjuti kebijakan tersebut.
"Jadi, kalau itu demi kebaikan nasional
sudah barang tentu Pertamina akan menindaklanjuti nanti sesuai dengan kebijakan
pemerintah terhadap bagaimana pengamanan pasokan BBM bagi masyarakat, kalau apa
namanya beda antara subsidi dengan non subsidi terlalu jauh pasti orang akan
kembali ke yang lebih baik," ujar Dwi usai melakukan pertemuan dengan
Jaksa Agung HM Prasetyo, di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (23/12/2014).
Dwi mengatakan, Pertamina siap untuk mengamankan
pasokan BBM jika nantinya kebijakan tersebut benar diterapkan. Namun, butuh
waktu untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait kebijakan tersebut.
"Nanti tentu akan butuh waktu bagaimana
Pertamina mempersiapkan fasilitasnya lalu sosialisasi ke masyarakat," kata
Dwi.
Dwi kemudian membahas soal impor BBM RON 92 yang
diturunkan menjadi RON 88. Menurut Dwi, kilang di Indonesia masih banyak yang
hanya bisa memproduksi nafta dengan kadar RON 70. Nafta tersebut, kata Dwi,
baru bisa dipakai menjadi bahan bakar premium RON 88, jika dicampur dengan HMOC
berkadar RON 92.
"Jadi sebenarnya itu
memanfaatkan kilang kita itu sendiri," kata Dwi.
Analisis : Pertamina siap untuk mengamankan pasokan
BBM jika nantinya kebijakan untuk melakukan penhentian impor premium benar
diterapkan. Namun, butuh waktu untuk melakukan sosialisai kepada masyarakat.
Tulisan 19
Ekonomi / Keuangan
Libur Natal dan Tahun Baru, Ini Jadwal Operasional Bank
Danamon
Rabu, 24 Desember 2014 | 05:28 WIB
JAKARTA,
KOMPAS.com - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
akan tetap menghadirkan layanan Weekend Banking pada 27 dan 28 Desember 2014.
Layanan operasional Bank Danamon meliputi 25 cabang perseroan yang tersebar di
seluruh Indonesia.
Untuk
tanggal 24 Desember dan 31 Desember 2014, Bank Danamon akan beroperasi seperti
biasa. Sedangkan pada libur dan cuti bersama nasional yaitu tanggal 25 dan 26
Desember 2014 serta 1 Januari 2015 seluruh kantor cabang Danamon akan tutup.
"Layanan
Danamon masih tetap bisa diakses di sekitar 1.400 ATM dan 70 mesin setor tunai
(CDM) Danamon serta melalui layanan perbankan melalui internet, yaitu Danamon
Online Banking, aplikasi mobile banking D-Mobile, dan juga SMS Banking
Danamon," tulis perseroan dalam pernyataan resmi, Selasa (23/12/2014).
Layanan
Weekend Banking Danamon hadir di 25 cabang di kota-kota besar di Indonesia
seperti Jakarta, Bandung, Bali, Semarang, Pekanbaru, Palembang, Batam,
Makassar, Pontianak, dan Surabaya. Dari 25 cabang tersebut, 9 cabang buka pada
Sabtu, 27 Desember 2014 dan Minggu, 28 Desember 2014, sementara 16 lainnya
layanan Weekend Banking hanya buka pada Sabtu, 27 Desember 2014.
Layanan
Weekend Banking tidak melayani transfer melalui kliring dan RTGS yang hanya
bisa dilakukan pada hari kerja. Perseroan menjelaskan, informasi tentang
cabang-cabang yang tetap beroperasi pada layanan weekend banking pada tanggal
27 dan 28 Desember 2014 dapat diakses di situs Bank Danamon di
www.danamon.co.id atau dapat menghubungi Danamon Access Center pada 500-090.
Analisis : PT Bank Danamon Indonesia
Tbk akan tetap menghadirkan layanan Weekend Banking pada 27 dan 28 Desember
2014. Layanan operasional Bank Danamon meliputi 25 cabang perseroan yang
tersebar diseluruh Indonesia. Layanan Danamon masih bisa di akses sekitar 1.400
ATM dan 70 mesin setor tunai Danamon serta layanan perbankan melalui internet. Layanan
Weekend Banking tidak melayani transfer melalui kliring dan RTGS yang bisa
dilakukan pada hari kerja.
Tulisan 18
Kurtubi:
Pemerintah Jangan Buru-buru Hapus Premium
Kamis, 25 Desember 2014 | 12:02 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi VII DPR Kurtubi, meminta , pemerintah
diminta tidak terburu-buru menghapus bahan bakar minyak (BBM) jenis premium.
"Kalau tujuannya untuk
hilangkan mafia kita dukung. Memang mestinya ke depan BBM kita ke arah yang
lebih bagus, berkualitas dan ramah lingkungan. Tapi, penghapusan premium tidak
boleh dipaksakan dalam waktu singkat," ujarnya di Jakarta, Rabu
(24/12/2014).
Menurut politisi Partai Nasional
Demokrat (Nasdem) tersebut, penghapusan premium akan memerlukan waktu untuk
pengkajian secara menyeluruh, sehingga tidak kembali menciptakan mafia baru.
"Tidak bisa ujug-ujug diubah ke pertamax. Butuh waktu agar kita tidak
terjebak lagi dalam mafia pertamax," ucapnya
Kurtubi juga mendorong pemerintah
untuk membangun kilang minyak agar bisa swasembada BBM.
Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan
Gas Bumi telah memberikan rekomendasi terkait formula harga BBM bersubsidi
tanpa skema ron 88, seperti saat ini, dan digantikan Ron 92 atau dikenal dengan
sebutan pertamax dari Pertamina.
Analisis : Pemerintah
jangan buru-buru untuk mengahapus bahan bakar minyak jenis premium karena akan
memerlukan waktu untuk pengkajian secara menyeluruh, sehingga tidak kembali
menciptakan mafia baru.
Tulisan 17
Mengapa Masyarakat Harus Berpaling Dari Premium?
Sabtu, 27 Desember 2014 | 15:33 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi (Migas)
menilai, saat ini merupakan waktu yang tepat bagi masyarakat Indonesia
meninggalkan BBM jenis Premium. Menurut Ketua Tim Tata Kelola Migas Faisal
Basri, BBM beroktan 88 itu memiliki pembentukan harga yang tidak jelas.
"Proses pembentukan harga
tidak jelas. Tidak dilengkapi dinamika pasar karena tidak ada pasar (Premium)
RON 88 di Asia Tenggara. Tidak ada yang memproduksi, jadi untuk menetapkan
harga RON 88 rumusnya aneh," ujar Faisal dalam acara diskusi di Jakarta,
Sabtu (27/12/2014).
Lebih lanjut, kata dia, lantaran
tidak ada pasar internasional yang memperjualbelikan Premium, maka sistem
jual-belinya pun menjadi lahan basah bagi para mafia migas. Bahkan Faisal
menyebut tempat impor Premium yang dilakukan Pertamina saat ini layaknya
"ruang gelap".
Selain karena penentuan harga
Premium tak jelas, alasan kedua mengapa masyarakat harus berpaling dari Premium
adalah momentum penurunan harga minyak dunia.
"Karena tidak ada pasar (yang
jelas), seolah RON 88 ini berada di ruang gelap, munculah mafia menetukan harga
tidak lewat (mekanisme) pasar," kata dia.
Sementara itu, hal berbeda terjadi
dalam penentuan harga Pertamax atau BBM Ron 92. Menurut Faisal, penentuan harga
Ton 92 lebih jelas karena ramai diperjualbelikan di Pasar international. Oleh
karena itu, ruang bagi penentuan harga pun bisa lebih jelas terlihat ketimbang
BBM Ron 88.
"Kalau pakai Ron 92 tentu
kualitasnya lebih baik. Harganya pun bisa kompetitif (dengan Ron 88 apabila
disubsidi)," ucap dia.
Analisis : Alasan mengapa masyarakat
harus berpaling dari premium yang pertama karena penentuan harga premium yang
tidak jelas, dan yang kedua adalah momentum penurunan harga minyak dunia.
Tulisan 16
Awal Pekan, Rupiah Berpeluang Naik
Senin, 15 Desember 2014 | 08:03 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah akan kembali diuji kekuatannya pada
perdagangan Senin (15/12/2014). Mata uang garuda diproyeksikan berpeluang naik
pada perdagangan di awal pekan ini.
Harga minyak kembali turun
hingga Jumat (12/12/2014) pekan lalu setelah IEA memangkas proyeksi permintaan
minyak dunia di 2015. Sementara itu, membaiknya angka industrial production Zona Euro memberikan dorongan penguatan terhadap euro. Data industrial production AS ditunggu malam ini, diperkirakan membaik.
Rupiah sendiri mendekati Rp
12.500 per dollar AS dan imbal hasil (yield) SUN 10 tahun di atas 8 persen.
Rupiah kembali melemah tajam di Jumat sore lalu walaupun tekanan dollar AS kuat
di Asia mulai mereda.
Menurut riset Samuel
Sekuritas Indonesia, otoritas BI terlihat masih cukup aktif melakukan
intervensi di pasar valas untuk mencegah tekanan pelemahan yang drastis. Ruang
pelemahan rupiah diproyeksikan semakin terbatas. "Di awal pekan ini rupiah
berpeluang menguat dengan indeks dollar AS yang turun," sebutnya.
Analisis : Nilai tukar rupiah akan
kembali diuji kekuatannya pada perdangangan. Mata uang garuda diproyeksikan
berpeluang naik pada perdagangan di awal pecan. Harga minyak kembali turun. Otoritas
BI terlihat masih cukup aktif melakuaknintervensu du pasar valas untuk mencegah
tekanan pelemahan yang drastic. Ruang pelemahan rupiah diproyeksikan semakin
terbatas.
Langganan:
Postingan (Atom)
